Breaking News
Keyword hari ini D00UUQ Segera daftar SIMPEL di sini! klik Registrasi SIMPEL

Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Dukung Implementasi Kurikulum OBE melalui Sosialisasi Sistem Evaluasi Pembelajaran

Kontributor
Tim Pusbangdik
Dibuat 2026-08-06 10:20:38
181

Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan Poltekkes Kementerian Kesehatan, khususnya pada implementasi kurikulum Outcome-Based Education (OBE), Direktorat Penyediaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) menyelenggarakan Webinar Sosialisasi Sistem Evaluasi Pembelajaran Kurikulum OBE Berbasis Teknologi Informasi pada Senin Wage (27/4/2026) secara daring melalui Zoom Meeting.

Webinar ini merupakan bagian dari penguatan implementasi kurikulum OBE melalui pengembangan sistem evaluasi pembelajaran berbasis teknologi informasi yang mendukung pengelolaan penilaian secara terintegrasi. Kegiatan ditujukan kepada Direktur, Wakil Direktur, Kepala Bagian/Subbagian, Kepala Pusat, Kepala Unit Teknologi Informasi, Ketua Jurusan, Ketua Program Studi, dosen, serta tenaga kependidikan di seluruh Poltekkes Kemenkes. Sebanyak 1.698 peserta telah terdaftar untuk mengikuti webinar ini di Learning Management System (LMS).

Kegiatan diawali dengan laporan penyelenggaraan oleh Ketua Tim Kerja Tridharma di Poltekkes, dilanjutkan sambutan dari Direktur Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Dr. Iswanto, S.Pd., M.Kes. Selanjutnya, webinar dibuka secara resmi oleh Direktur Penyediaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, Anna Kurniati, SKM, MA, Ph.D. Dalam arahannya, beliau  menegaskan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi sebagai pendukung implementasi kurikulum OBE sehingga sistem evaluasi pembelajaran dapat berjalan lebih efektif, terintegrasi, dan berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan.

Pada sesi materi, Dr. Yuni Kusmiyati, S.ST., Bdn., MPH, Wakil Direktur I Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, memaparkan implementasi kurikulum Outcome-Based Education (OBE) di Poltekkes Kemenkes. Materi yang disampaikan membahas landasan penyusunan kurikulum berbasis OBE, perkembangan kurikulum pendidikan tinggi di Indonesia, penyusunan capaian pembelajaran lulusan (CPL), pembentukan mata kuliah, analisis beban belajar, hingga keterkaitan antara CPL, capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK), dan sistem penilaian. Melalui pendekatan constructive alignment, peserta diajak memahami pentingnya keselarasan antara capaian pembelajaran, proses pembelajaran, dan evaluasi sebagai dasar peningkatan mutu pendidikan.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Handoko Riwidikdo, S.Kp, pengembang aplikasi Sistem Manajemen Penilaian CPL (SIMPEL) Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, mengenai implementasi Sistem Manajemen Penilaian CPL (SIMPEL) sebagai sistem manajemen penilaian capaian pembelajaran lulusan (CPL). Paparan meliputi pengelolaan data dasar program studi, pengaturan data mahasiswa, penyusunan kurikulum berbasis profil lulusan dan CPL, pemetaan CPL terhadap mata kuliah, penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), pengelolaan nilai mahasiswa, serta mekanisme kerja SIMPEL dalam mendukung proses evaluasi pembelajaran secara terintegrasi. Peserta juga diperkenalkan dengan berbagai fitur aplikasi dan media tutorial yang dapat dimanfaatkan dalam implementasi SIMPEL di lingkungan Poltekkes Kemenkes.

Kegiatan diakhiri dengan penyusunan rencana tindak lanjut yang dipandu oleh Tim 10 Wakil Direktur I bersama Direktorat Penyediaan SDMK. Melalui sosialisasi ini diharapkan seluruh Poltekkes Kemenkes memiliki pemahaman yang sama mengenai implementasi kurikulum OBE dan pemanfaatan sistem evaluasi pembelajaran berbasis teknologi informasi, sehingga proses penilaian capaian pembelajaran lulusan dapat dilaksanakan secara lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan.